If we believe in something and we just keep on trying
We will survive, We will survive
I Will
21 Saturday Jan 2012
Posted in My Thinking
21 Saturday Jan 2012
Posted in My Thinking
If we believe in something and we just keep on trying
We will survive, We will survive
11 Wednesday Jan 2012
Posted in My Inspiration
Tags
Saya kurang begitu dekat dengan beliau dan saya bukanlah mahasiswa kesayangan beliau. Saya hanyalah mahasiswa yang pernah diajar oleh beliau, sekitar 2 tahun saya mendapatkan mata kuliah yang diajarkan beliau sebelum beliau pindah ke mengajar dijurusan lain. Jujur saja sangat disayangkan sekali beliau pindah, karena beliaulah yang secara tidak langsung mengangkat wibawa para dosen dimata mahasiswanya, tidak seperti yang saya dengar sekarang, tidak sedikit mahasiswa yang kurang menaruh hormat kepada dosen. Adakah sekarang mahasiswa yang sudah bersiap-siap (antri) di depan untuk masuk ke kelas sebelum dosen datang?
He did

Rully Soelaiman
Banyak sekali yang saya dapat dari beliau yang mampu membuat saya terus maju, beliau pernah bercerita tentang sebuah limitasi.
Beliau bertanya kepada kita “apa yang kamu lakukan saat di tengah hutan yang gelap dan di belakangmu terdapat serigala yang siap mencabikmu?”
Tanpa perlu berfikir panjang, kita pasti berlari sekencang-kencangnya dan tanpa sadar kita melupakan semua daya batas tubuh kita. Saya rasa itulah yang ingin disampaikan pak rully mengenai tugas-tugas mata kuliah yang relatif banyak, kita diajarkan survive dan tidak manja. Jika saya tarik benang merah dengan pengkaderan, mengapa kok dibentak-bentak, ditekan, dll, tujuannya hanya 1, mengeluarkan kemampuan terbaikmu. Unlimited
Selain itu, ada 1 hal lagi yang berkesan sampai sekarang
Hukumlah dirimu untuk mendapatkan kesenanganmu
Beliau pernah bercrita, beliau harus mengahbiskan beberapa paper setelah menonton bioskop (beliau gemar menonton bioskop). Mungkin ini terlihat konyol, saya juga melakukan itu, saya tidak akan membca buku-buku travel, buku motivasi yang merupakan favorit dan hobi saya. Saya akan mengizinkan diri saya melakukan itu semua setelah mendapatkan s2 di eropa, ya itu harus, sebelum buku-buku saya yang saya beli habis dimakan rayap
27 Tuesday Dec 2011
Posted in Movie, My Thinking
Tags
Senin 2 minggu lalu, saya menonton film buatan thailand berjudul billionaire, thx to koro yg sudah ngajak saya nonton film ini dan rela nonton untuk ke 2 kalinya. film ini menceritakan seorang anak berusia 16 tahun, dia adalah pencandu game online. Saat usia 17, ia putus sekolah untuk menjadi penjaja kacang. Saat usia 18, keluarganya bangkrut dan meninggalkan hutang sebesar 40 juta Baht. Saat usia 19, dia menciptakan cemilan rumput laut ‘Tao Kae Noi’ yang dijual di 3.000 cabang 7-Eleven di Thailand. Kini, di usia 26, ia adalah produsen cemilan rumput laut terlaris di Thailand, berpenghasilan 800 juta Baht per tahun dan mempekerjakan 2.000 staf. Namanya Top Ittipat, dan ini adalah kisah nyata hidupnya yang luar biasa.

Poin penting dari film ini adalah berjuang hingga titik darah penghabisan, hingga kesempatan itu benar2 habis tak tersisa, selama ada kesempatan, berjuang.
Jika kita berhenti (menyerah) maka semuanya akan selesai, dan kita tidak akan mendapatkan apa-apa.
Paman : Lihat, kita sudah berkorban terlalu banyak, kita harus berhenti
Top : karena kita sudah berkorban terlalu banyak maka kita tidak boleh berhenti
Saya tarik garis merah dengan hidup saya, ada 2 target pribadi saya yang belum terpenuhi saat ini. Yang pertama adalah s2 yg dimana saya terkendala toefl, saya merasa frustasi untuk mendapatkan nilai toefl yang memenuhi target dan dan yg kedua adalah nv, saya pernah berjanji tidak akan membuat TA saya sia-sia, tp ternyata semuanya tidak semudah itu, kendala terus ada, segala strategi telah saya terapkan tapi saya merasa gagal dan dengan hasil nol besar. Saya ingin berjuang seperti billionaire, berjuang hingga titik darah terakhir. Memang saya tahu ini tidak akan mudah, tapi saya percaya, saya tidak akan merelakannya berakhir dan yang saya harus lakukan saya sekarang adalah BERGERAK
Nb : akan saya lanjutkan cerita mengenai manusia bernama Ronald, Alifi, Olivia dan Hafiz yang telah menyokong semangat ini
22 Thursday Dec 2011
Posted in My Inspiration, My Life
Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.
Cukup lama saya tidak meneruskan cerita ini. I will start to write. As a i told you at previously chapter, saya di drop satu semester tanpa ampun, saya tidak akan membahas lagi masa-masa itu. Saya akan menceritakan yang ada di depan. Sesuai peraturan jika kamu di drop maka untuk semester selanjutnya kamu hanya boleh mengambil 16 sks, tetapi sayanngnya saya memiliki dosen wali yang “bandel” dan saya bersyukur atas itu semua. Awalnya saya ditawari 24 sks tapi saya menolaknya karena jika 24 sks maka saya “diharuskan” mengambil 3 kuliah pak rully, berarti total 10 sks matkul pak rully, saya cukup gentar, as you know kuliah pak rully bukanlah kuliah biasa dan saya memutuskan saat itu strukdat tidak saya ambil.
Saat saya memutuskan tidak mengambil saya merasa cukup lega. Tapi itu tidak berlangsung lama, karena tanpa sengaja saya mendengarkan teman saya ceko menasehati anak 2007
Kamu gak akan tahu batas kemampuanmu sampai kamu melewatinya
Saat itu juga, hati saya bergejolak, dalam diri saya berontak “apa salahnya jika saya mengambil 10 sks kuliah pak rully sekaligus?” saya harus mencobanya, saya tidak tahu apa yang akan terjadi. Setelah mengalami 1 semester yang cukup melelahkan, syukur alhamdulillah saya dapat menyelesaikan semua mata kuliah dengan cukup memuaskan bagi saya ( nilai terendah B ) , see? Tidak jarang Kita menganggap remeh diri kita sendiri.
Kita terlalu sok tahu dengan diri kita sendiri
13 Tuesday Dec 2011
Posted in My Life, My Thinking, My Trip
Dalam melakukan trip ada beberapa hal yang harus kita persiapkan. Ini belum tentu benar karena hanya persepsi saya saja. Jadi ambil sisi positifnya saja (kok jadi resmi ya!!!)
Teman
Saat melakukan trip, saya kira teman adalah suatu keperluan yang cukup krusial. Memang single trip itu mengasyikkan, bisa bebas kemana saja. Dan memang saat ke beberapa tempat melakukan single trip, single trip benar-benar membantu sekali, karena kita tidak perlu tergantung terhadap lain, belum lagi kalau kita trip bersama teman yang memiliki misi dan visi trip yang berbeda, saya sarankan single trip saja
Apakah single trip enak? Enak, tapi lebih asyik lagi jika ada teman. Dengan catatan teman yang kamu ajak mempunyai visi dan misi yang sama dalam sebuah trip. Dan yang paling asyik jika dia tipe orang yesman dan suka hal-hal yang baru, itu benar-benar karunia banget. Jika kamu ngetrip ke tempat yang baru, mending gak usah bahwa banyak teman, kalau saya sih lebih suka nge-trip ber-2 saja, maksimal ya 4 orang lah. Jika membawa cewek usahakan prosentase cowok dan cewek 2 : 1. Bukan apa-apa, meskipun cewek itu bisa menjaga diri, tapi kita masih sebagai cowok punya kewajiban dong untuk bertanggung jawab terhadap personil cewek
Tiket
Untuk tiket, mending sediakan jauh-jauh hari, jika kamu yang mengkoordinasi, pastikan anggota tripmu segera membayar. Ada tips menarik jika trip ke luar negeri dengan mengejar promo air asia, pada saat tertentu air asia memberikan promo yang murah banget.
Tas kecil
Tas kecil ini cukup berguna untuk meletakkan pasport, HP, dompet dan hal-hal yang dianggap penting. Supaya gak ribet saat mau check-in di immigration ataupun mau belanja.
Peralatan Mandi
Untuk peralatan mandi ini untuk backpacker, saya punya tips menarik. Pernah stay di hotel dong? Saat stay di hotel, kan ada sampo ma sabun botolan yang sisa? Itu jangan dibuang atau ditinggal di hotel. Karena saat trip kita membutuhkan itu, coz cukup merepotkan jika kita harus membawa peralatan sehari-hari, jadi mending sampo dan sabun hotel itu yang dibawa, karena bisa digunakan sekali pakai, jika sudah selesai buang, jikalau ketinggalan, gak akan kepikiran.
Travel Guide
Jika kamu baru pertama kali di tempat wisata tersebut dan kamu adalah orang asing, ada baiknya gunakan travel guide
jika dihitung-hitung biayanya bisa lebih murah tentunya jangan lupa untuk menawar harga. Dan gak ada gunanya jika gunakan travel guide kalo tujuan ke tempat itu hanya untuk shopping, misal HK dan SG.
Makanan
Untuk hal ini, pada beberapa trip saya sering tidak memakan bekal yang saya bawa karena niat awalnya memang kuliner. Meskipun begitu, ada baiknya kita tetap membawa bekal untuk jaga-jaga. Karena saya tidak suka roti kering, biasanya yang saya bahwa hanya roti tawar dan susu cair (yang bukan kalengan)
Uang
Yup, ini sangat perlu, jangan pernah tidak membawa uang kecuali memang kamu ada niatan bener-bener kere. untuk di dalam negeri cukup menggunakan rupiah, untuk trip di luar usahakan membawa uang USD dengan pertimbangan nilai tukarnya relatif stabil, dan perlu diperhatikan di beberapa money changer tidak menerima rupiah
Googling tempat wisata tersebut
Untuk hal ini tidak perlu saya jelaskan, sudah pada pinter semua J
10 Saturday Dec 2011
Posted in My Thinking
Tags

Pernah merasa galau? Pastinya semua pernah. Mau ngapain salah, mau ngelakuin apapun tidak ada motivasi. Penyebabnya? Tidak bisa dideteksi atau karena telalu banyak sehingga tidak bisa dipilih mana sih yang primary issue yang menyebabkan kegalauan itu.
Saya tidak akan membahas, galau itu kenapa ataupun tips dan trik menghilangkan galau, kalau kata teman saya sih cara menghilangkan galau cukup simpel yaitu bersyukur.
Sebenarnya galau itu sah-sah aja dan itu manusiawi sih. Tapi permasalahan datang (menurut saya) saat kita mem-postkan kegalauan kita di socnet, jujur itu sangat terlihat bahwa kita tidak dewasa atau kita terlihat seperti orang jablay, kenapa saya katakan jablay, karena orang yang mem-postkan kegalauannya di socnet menandakan dia “belum”punya teman untuk berbagi sehingga dia “mencari perhatian” orang lain.
Sebenarnya ada cara elegan jika ingin menumpahkan di socnet, dengan membuat cerita lucu tentang kegalauannya, puisi, atau apapun. Dan itu yang telah dilakukan teman saya saras, jujur saja saya sangat menunggu kegalauan tuh orang, karena saat galau, “tulisan”nya cukup menghibur bin menginspirasi. Bukan hanya sekadar tulisan marah-marah gak jelas, gerundel di socnet ga jelas. Be smart Friends
“face” your problem, dont “facebook” them..
“tweak” your problem, dont “tweet” them..
“plug” your problem into solution, dont “plurk” them..
“push” your problem into resolver, dont “post” them..
“boost” your action, dont “buzz” them..
“flush” your problem away, dont “plus” them..
-purnama and iwil-
29 Tuesday Nov 2011
Posted in My Inspiration, My Life
Tags
Ini bukan report pertandingan Final SepakBola SeaGames, tapi ini hanyalah sebuah kisah kecil 2 orang manusia yang berusaha menonton timnas tercintanya. Belum mendapatkan tiket dan datang mepet (6.30 pm) adalah salah satu cerita tentang kisah saya dan deneng.
Pada awalnya saya tidak ada rencana datang karena ada meeting yang bisa dipastikan selesai menjelang maghrib. Saat meeting selesai, entah setan darimana yang membujuk saya menghubungi deneng untuk mengkonfirmasi jadi atau tidaknya berangkat (niatnya iseng saja), Deneng membalas “jadi”. Saya datangi deneng, dan saya mendapatkan poin-poin yang harus saya perhatikan sebelum berangkat :
28 Monday Nov 2011
Posted in My Inspiration, My Life
Tags
Awal saya dekat dengan 2 makhluk ini cukup unik, karena semua berawal dari rasa saling benci.
Anung
Anung, dia saya anggap musuh terbesar saya saat SMP, who is she? Dia adalah teman sekelas saya saat kelas 1 dan 3 SMP. Ya dengan wajah jutek bin menyebalkan, sukses membuat saya selama hampir 3 tahun tidak ingin sama sekali berkomunkasi dengan nih orang. Kita sama-sama anggota OSIS, tapi jangan harap saya mau berkoordinasi, jika ada orang lain, lebih baik orang lain saja. Intinya Cewek yang namanya Anung itu adalah orang yang paling menyebalkan plus gak enak dilihat
28 Monday Nov 2011
Posted in My Life
Tags
Cerita Sebelumnya - Cerita Tanpa Batas (Anonims – Semester 2)
Pada saat semester 3 saya cukup aktif di himpunan bisa saya katakan himpunan adalah prioritas utama saya selain kuliah, saat itu saya didapuk menjadi KOC camp pada manage 2007-2008. Seperti mahasiswa lainnya, saya mencoba mengerjakan tugas itu sebaik mungkin. Tapi sayangnya tugas saya tidak berjalan cukup baik, karena pada akhir cerita himpunan memutuskan tidak ada camp seperti tahun-tahun sebelumnya.
Ini bisa dimaklumi karena semua ini terjadi disebabkan keputusan dari kepungurusan jurusan yang baru.
Saya cukup menjadi saksi mata bagaimana himpunan jungkir balik dan bekerja keras untuk mengadakan camp, tapi pada akhirnya gagal. Tidak terbayangkan sebelumnya jika angkatan saya adalah angkatan terakhir yang merasakan camp, sedih karena camp-lah awalan besar dari cerita kita selama 4 tahun kuliah. Dan jujur saja untuk mengadakan manage atau mungkin orang lain lebih mengenal ospek itu merupakan sebuah pencapaian yang sangat bagus.

Adhilaras Putro Pamungkas - Ki Gembul Pamungkas
Bagaimana tidak, mas adhilaras, kagama pada saat itu siap memberikan nrpnya sebagai jaminan jika terjadi apa-apa saat manage, dia yang bertanggung jawab, konsekuensinya? Skorsing. Apa dia gentar?
Entah kenapa saat saya mengikuti rapat SC, mas adhilaras mengucapkan itu dengan keyakinan dan tanpa sedikit keraguan.
25 Friday Nov 2011
Posted in My Life
Tags
One Year ago i watched the movie, invictus. Invictus means unconquered. In this movie tell about Nelson Mandela’s life and South African Rugby’s team. Mandela was so inspired by this poem that he wrote it on a piece of scratch paper and kept it in his prison cell while he was incarcerated for 27 years

Invictus
Out of the night that covers me,
Black as the Pit from pole to pole,
I thank whatever gods may be
For my unconquerable soul.
In the fell clutch of circumstance
I have not winced nor cried aloud.
Under the bludgeonings of chance
My head is bloody, but unbowed.
Beyond this place of wrath and tears
Looms but the Horror of the shade,
And yet the menace of the years
Finds, and shall find, me unafraid.
It matters not how strait the gate,
How charged with punishments the scroll.
I am the master of my fate:
I am the captain of my soul.
The poem speaks this truth much more eloquently that I am able to convey here. In the film it is demonstrated through Mandela’s attempts to forgive his accusers and bring together a divided nation. It is demonstrated through Francois’ determination to exceed everyone’s expectations and achieve something great. Despite being “simply” about Nelson Mandela and rugby, Invictus manages to reveal God’s truth. That with His help, in the face of grief, sorrow, pain and struggling, the challenge of life finds, and shall find, us unafraid.