Camp

Posted in AKU on September 17, 2008 by devonjelek

huf…

ini baru camp…

kenangan nya tidak akan pernah terlupa…

karena…

“kita”…

…..

2k6 3x

Maba SI, SI  2k6

Dengan kreatifitas… Dengan kebersamaan…

be the best….

SI 2k6

 

2k6 3x

maba SI, SI 2k6

seng lanang ganteng2…. seng wedok ayu2…

maba SI pancen nomor satu

 

2k6 3x

maba SI, SI 2k6….

marilah bersama-sama… kepalkan tangan…

Loncat bersama…

Hoe…

 

Vivat SI..

 

huf… 2 hari di cuban rondo…

memang bisa buat kita… “tepar”

tapi kenangan nya permirsa…

maknyus….

mungkin yang paling q ingat… dan mesti diinget temen2…

“Hatta masuk tenda”

He”… g tau aq harus berekspresi kyk gmana klo misalnya anak2 ngeledekin…

ato saat…

saat kelompoknya ceko dkk kesasar…

saat pandu untuk pertama kalinya q lihat emosi (ternyata qm bisa emosi jg ya ndu)  mi

saat minum air sungai…

ini neh klimaks dari semuanya…

setelah perjuangan 2 hari…

da upil kumpul item2,,, gede lagi..

terus sepatu warna item jadi coklat…

nahan boker 2 hari….

he”….

tapi pengorbanan kita saat jadi maba kyk nya ga bakalan bisa sebanding dengan apa yang kita dapatkan sekarang….

Saudara…

Kebersamaan…

Kenangan….

Hmmm….

Itu lebih berharga daripada pengorbanan kecil kita pada tahun pertama di SI…

VIVAT SI…

Manage… 2006…

Posted in AKU on September 16, 2008 by devonjelek

iseng..iseng… q buka file-file foto lamaq…

ternyata… ada foto manage 2006 plus ma camp…

aku jadi teringat masa-masa itu…

dimana air mata dan keringat menjadi milik bersama…

dimana tercetus lah nama “gerlahong” (gerakan pembelak hak omong.. he”)…

dimana “darah” menjadi simbol kita…

keberanian… tangis… melebur menjadi sebuah kekuatan yang dinamis…

Kau akan tau… berapa besarnya kekuatan kami…

he” ada fotonya fajar, asif, cak wil dan om…

huf… kita akan tahu kebersamaan memang untuk bersama…

termasuk saat makan… kita melakukan 1 irama… 1 suara… 1 kunyahan bersama…

karena kita sadar kita harus menjadi 1 untuk tujuan 1…

Manage??? tawa?? ada juga…

hmmm… mungkin ada yang teringat kejadian ini???

ada yg ingat???

momen ini??

komting pertama…

ikhram namanya….

raga pun diberikan…

tidak tidur 2 malam bukanlah limitasi buat qta… (buat alda ma ikhram, masih inget kah 2 hari qta “bener2″ g tidur… buat nyelesehin keplek)

ya pastilah… akan kami perjuangkan…

Jujur saya ingin kembali ke masa2 itu….

1 keinginan…

1 tujuan…

1 perjuangan….

kita bersama-sama…

benar2 menjadi 1…

individualisme??

entah sudah qta buang dmana…

yang qtau saat itu qta benar2 sulit menemukan individualisme…

karena hanya ada satu kata “kita”

tidak ada lagi kata “saya”…

karena kami adalah 1….

ANONIMS……

VIVAT SI…

(bersambung…. CAMP)

antara idealisme, mimpi dan egois

Posted in AKU on September 12, 2008 by devonjelek

Mimpi cuma hanya bisa diraih dengan sebuah idealisme, mimpi berasal dari imajinasi2. dan imajinasi lebih berharga dari sebuah ilmu pasti (albert einsten).

Dalam hidup ada dua jalan… Mo jadi idealis atau realistis… Seperti semua jalan yang harus kita pilih selalu ada konsekuensi baik atau buruknya…. Saat menjadi realistis kita akan cenderung egois, tapi saat menjadi idealis kadang kita melihat orang terlalu egois…  Saat menjadi realistis secara otomatis tanpa kita sadari dirikita telah memangkasi mimpi kita sedikit demi sedikit…. Tapi belum tentu juga menjadi seorang idealis dibenarkan… Tapi menjadi seorang idealis adalah pilihan hidup… Dan bukan pilihan yang mudah… Menjadi seorang idealis tugasnya hanya 1 “protect your dream” (ucapan will smith kepada anaknya di film pursuit of happiness)

Ambil contoh sebuah gelas yang terisi air, yang dianalogikan sebagai timeline atau rentang waktu kita bekerja hingga pensiun. Segelas penuh air sama dengan 35 tahun kita berkarya. Apabila idealisme kita hanya memenuhi setengah dari kapasita gelas, maka pada suatu saat air dalam gelas itu bisa habis sebelum waktunya, dan kita akan kekeringan idealisme, sehingga manusia idealis itu pada akhirnya secara total menghamba pada realita dan lingkungan yang ada.  Tapi jika kita penuhi gelas itu dengan sikap idealis yang kita bawa sewaktu masih menjadi mahasiswa, setidaknya, sekali lagi setidaknya, masih ada setetes idealisme yang tersisa pada saat kita berada di puncak karir kita. Satu tetes yang sangat berharga di tengah puncak kesuksesan sehingga kita tidak terhanyut oleh kenikmatan materi.

“Kenapa sih jadi idealis? Bikin banyak musuh aja”

Yah, itulah yang terjadi dalam lingkunganku sekarang. Juga di lingkungan lain tentunya. Di saat kita memilih untuk mempertajam visi misi “the company“, kita dibilang memperkeruh suasana. Di saat kita mempunyai niat untuk melakukan benah diri, di saat itu juga berbagai preseden bermunculan. Sedikit demi sedikit kita harus berkompromi dengan keadaan dan kenyataan. Itulah kenapa kita sedari awal harus “mengisi gelas dengan penuh”, karena pasti ada saatnya kita harus menanggalkan sedikit idealisme kita. Konsekuensi untuk menjadi idealis memang berat di tengah-tengah dunia yang pragmatis. Sedikit saja kesalahan dalam meng’ejawantah’kan idealisme, jurang lebar menganga harus kita lompati. Sekali gagal, maka selamat tinggal.

“Jadi, salah ya menjadi seorang idealis?”

Oh, tentu tidak, sepanjang kita mampu berpikir jernih dan bertindak taktis (hal yang kadang tidak bisa aku lakukan). Di kalangan non-idealis, berpikir jernih dan bertindak taktis bisa disamakan dengan berpikir licik dan bermanuver ‘cantik’. Batas antara keduanya (maksudnya, idealis dan non-idealis) sangatlah tipis, karena “para dewa” hampir tidak bisa membedakan keduanya. Namun, pertarungan akan terjadi di level bawah. Karena mempunyai standar moral yang (relatif) tinggi, kaum idealis biasanya akan tersingkirkan oleh golongan realis-non-idealis. Maka seperti ditulis di atas, “ngeli tur ora keli” bisa jadi penyelamat di tengah pertarungan yang berat sebelah. (Catatan: Ingat, prinsip yang sama juga dianut oleh golongan yang realistis, di mana ada selamat dan nikmat, di situ dia menetap).

Akhirnya, menjadi idealis, walaupun tidak salah, namun perlu sedikit melihat apa yang Om Wiki bilang,”…so that a world of material objects containing no thought either could not exist as it is experienced, or would not be fully “real.

Di bawah ini adalah kutipan puisi dari seorang kawan, dan akhirnya saya faham  “mengapa idealisme ada, karena untuk diperjuangkan”

Jerit Hati Seorang Idealis

Aku duduk berdiam diri
Memandang wajah-wajah yang kuperjuangkan hak-haknya
Meringis hatiku dibalik gelak tawa mereka
Geram amarahku karena keangkuhannya

Aku memperjuangkan keadilan bagi mereka
Mereka yang tidak tahu dan tidak peduli dengan sekitarnya
Mereka yang dikelabuhi selubung kedamaian
Mereka yang terbuai cinta diri

Lalu mengapa aku merasa berjuang bagi mereka
Meneriakan suara mereka
Mengepalkan amarah mereka
Bahkan berkorban bagi mereka

Munafikkah aku menyatakan demikian

Atau lebih baik aku berkata bahwa aku egois
Aku mencari ketenaran dan popularitas
Aku meminta perhatian dan dukungan
Aku menginginkan nama besar dan kekuasaan
Atau mungkin aku menyerah dan berpangku tangan

Biarlah apa yang terjadi dengan dunia
Mereka tahu apa yang terbaik bagi dirinya
Aku tidak mau ambil pusing dengan kehidupan orang lain
Lebih baik aku mengurus hidupku sendiri

Lalu aku pun menjadi sama dengan mereka
Dan biarlah Harapan dan mimpiku perlahan menghilang
Pudar oleh teriknya mata hati
Dan terbang bersama hembusan angin

Tetapi nurani menjerit, meneriakan idealisme
Ketika hati terhimpit ketidakadilan
Dan jiwa bergejolak menahan emosi
Maka semangat pun berkobar memperjuangkan kehidupan

Google beraksi “lagi”

Posted in Jangan dibaca on September 7, 2008 by devonjelek

Google merilis browser baru dengan berbagai macam bahasa yang ditampilkan, salah satunya bahasa Indonesia.. Dengan tampilan yang sederhana browser ini telah lulus uji standar browser Acid 2.

Saat dijalankan pertama kali, browser langsung memunculkan situs-situs yang sering di singgahi lengkap dengan screeshot mini dari situs tersebut. Sama seperti browser Mozilla, browser Chrome menampilkan peringatan bila anda menutupnya dengan tidak benar.

Browser chrome versi beta yang baru dirilis kemarin (03/09), telah mendukung Windows XP dan Vista. Menariknya, untuk penyempurnaan fitur Google mengajak semua orang untuk bergabung dalam pembuatan proyek browser open sourcenya.

Fitur-fitur yang ditawarkan browser ini antara lain: satu kotak untuk semua, halaman tab baru, cara pintas aplikasi, tab dinamis, kontrol kerusakan, mode penyamaran, penelusuran aman, bookmark cepat, dan pengaturan import

setelah lama tidak menulis

Posted in AKU on September 5, 2008 by devonjelek

Huf…

setelah beberapa abad (halah..) disibukkan oleh manage, proyek2 yang bikin ga tidur 3 hari 3 malam..

akhirnya q sempet jg nyambangi neh blog…

hmm…

hidup blog ini akan dimulai hari ini….

kAtAnYa sEh SuLaP jALaNaN

Posted in Jangan dibaca on Juni 8, 2008 by devonjelek

Perhatian…

Video ini tidak patut ditonton nenek-nenek ataupu kakek-kakek di atas umur 60…

jAnGaN DiBukA

Posted in Jangan dibaca on Juni 8, 2008 by devonjelek

Video ini diambil kurang lebih…

H-2 sebelum hari H di kenjeran…

Perhatian!!!

sebelum menonton…

siapkan obat pencahar….

TrAviAn oH tRaViAn

Posted in Jangan dibaca on Juni 7, 2008 by devonjelek

Woa…

Mau uas kena travian…

7 hari neh q bnr2 kena virus travian..

Aduh…..

Ketagihan deh…

Game neh bener2 asyik…

g perlu pake acara install menginstall deh..

Mau ??

Join aja ….

d sini

klo da join jngn lupa mengunjungiq… (ingat mengunjungi… bukan nyerang)

nickq anjinx…

klo perlu qta gabung alliance yg sama…

okay??

q tunggu gabunganx

n FiNaLLy I hAvE tHe nAmE

Posted in AKU on Mei 31, 2008 by devonjelek

Woa….

Setelah semuanya berjalan…

Akhirnya q sadar sudah seharusnya aq punya nama…

Tidak punya nama adalah masa laluq…

Aq tidak mau tidak punya nama lagi…

Aq harap ini tanpa toleransi…

Karena q sudah cukup tau bagaimana rasanya tidak punya nama…

Aq sudah kehabisan alasan untuk bertahan…

Aq tidak akan mengasihi diriq untuk kembali…

Dengan segala cara…

Hatiq kan kupaksa pergi…

Biarlah darah mencucur di leher ini..

Asalkan q punya nama lagi..

TiDaK MuDa LaGi

Posted in AKU on Mei 27, 2008 by devonjelek

Orang yg tidak muda lagi…

Aq tau qm siapa…

Kamu seorang pekerja keras…

Seorang laki-laki yang telah memberikan semuanya….

Aku tau yang qm berikan tidak sebanding dengan yang apa berikan…

Karena Kamu bukanlah pengingat ulung…

Hanya itu alasannya…

Aq…

Merasa ini tidak adil buatmu…

Tegakkanlah dagumu…

Karena hidup ini akan memberikan yang telah kau beri…

Percayalah…

Wahai saudaraq yang tidak mudah lagi…

Buktikan kau pantas mendapatkan yang lebih dari ini…